Arsip

saya

Menulis dan Jatuh Cinta

Juni 11, 2016

Kata sebagian orang yang pernah saya temui di sebagian waktu hidup saya, banyak orang rajin menulis dan melimpah inspirasinya ketika sedang jatuh cinta. Padahal menurut saya, kata “cinta” saja masih belum bisa didefinisikan dengan pasti. Apalagi ditambahkan kata “jatuh”. Paling tidak, itu menurut saya. Maka, seorang teman pernah bertanya ketika saya sedang rajin-rajinnya menulis. “Kamu sedang banyak […]

Read More
lost in alun alun

Tidak Apa-Apa Jika Kau Ingin Kembali

Juni 10, 2016

Kamu dan aku sadar, bahwa kenyataan tak lebih dari runutan jalan-jalan yang kita pilih. Ya, apalagi? Bukankah kita hanya seonggok pilihan? Kemarin, hari ini, esok, lusa. Kita berada dan akan berada di suatu tempat yang kita tentukan sendiri. Bisa saja tidak tepat seperti apa yang kita rencanakan, tetapi tak lain sebagai muara dimana jalan-jalan yang […]

Read More
perlukah

Perlukah

Desember 23, 2015

Perlukah, di satu atau beberapa waktu, menopeng. Meski mengenyam nafas diantara topeng-topeng-topeng. Perlukah, di satu atau beberapa kesempatan, menjelma topeng. Demi seukir senyum di bibir-bibir kaku topeng-topeng-topeng Perlukah, di satu atau beberapa celah, terhimpit topeng. Mengutuk keras dalam bahasa senyap dibalik topeng pada topeng-topeng-topeng. Perlukah, disemua tempat, kau bersikeras tak melepas topengmu agar ekor mata […]

Read More
Lebih

Lebih Baik

Desember 16, 2015

Apa yang lebih baik dari memandangmu dari sisi yang lain. di, sudut buta. Apa yang lebih baik dari melihatmu menunggu airmu. di, puncak menara. Apa yang lebih baik dari menyadari ketidak mungkinan aku, dan dimensimu, menyatu. Apa, yang. Lebih baik dari melihatmu menunggu.

Read More
Hanya

Hanya

Meski. Hanya yang terabai, tetapi ada. Hanya yang terluput, tetapi berusaha. Hanya yang tak terlihat, tetapi berjuang. Hanya rumput, tetapi berbunga. Hanya. Pada waktunya.  

Read More
menanti

BAGINYA

Desember 15, 2015

Baginya yang mendamba. Menunggu, bukanlah apa-apa. Baginya yang tak mencinta. Menunggu, adalah perkara.

Read More
saya bahagia

Akhirnya Aku Punya Dia

Akhirnya aku punya dia. Yang diam saja. Yang pasrah saja. Yang tak protes tentang apa saja. Yang menurut saja. Akhirnya aku punya dia. Yang melukis segala. Yang merekam segala. Yang mencitra segala. Yang menghilangkan sedih segala. Akhirnya aku punya dia. Kamera. Lensa. Berdua, tetapi jadi satu saja.

Read More
Inersia : Sulitnya kehilangan

Inersia : Sulitnya kehilangan

November 18, 2015

Setiap benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali jika ia terpaksa mengubah keadaan tersebut oleh gaya-gaya dari lingkungan tempat benda berada. Kodrati, bukan hanya manusia, setiap benda yang terikat dimensi akan mempertahankan keadaannya. Titik paling setimbang dan poros paling nyamannya. Sampai suatu saat ia diterpa gaya (force) yang mengubah keadaan dan […]

Read More
Satu Liter Air Mata

Satu Liter Air Mata

Oktober 16, 2015

Kita lahir, pada sebuah wadah dan kenyataan yang tak dapat kita pilih sendiri. Nama, fisik, keluarga yang diputuskan menjadi milik kita. Kita lahir. Melihat semua hal sebagai hal-hal aneh hingga kita mulai belajar. Mempelajari banyak hal. Tentang sakit, kesedihan, senyum, pedih, kebahagiaan, cinta, keinginan, harapan, ikatan, realitas, kemungkinan, rindu. Satu demi satu beriringan dengan helai […]

Read More

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 1.528 pelanggan lain

Follow

Follow Di Sudut Pandang Fajar on WordPress.com
Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: