Kategori: Jurnal Hati

Sajak, prosa, puisi tentang hati, perasaan, pikiran seorang manusia.

Baik

Baik

Januari 30, 2013

BAIK Bogor, 19 Juni 2012, 17.25 WIB.   Satu kali ini, kesekian kalinya aku menemukan wujud degradasi dari “sifat baik”. Entah wajar atau entah memang sifat dasar manusia, pada dasarnya tak ada boneka berwujud manusia yang selalu “baik” setiap saat. Itu pula yang mendasari predikat “makhluk paling sempurna” yang dipikulkan ke ubun-ubun manusia, yang bahkan […]

Read More
Senja

Senja

SENJA Sebuah catatan kecil di tepi kaki langit. Bogor 7 Desember 2012 20:45 WIB   Melodi itu terdengar rapuh. Entah aku yang terlalu rapuh menyahutinya. Aku berdiri di depan pagar merah saat ia mengalun. Sendiri. Memaksa. Hingga dua detik kemudian bayangan batas langit terlihat saat tiba-tiba aku menengadah. Gelap. Tebal. Selimut, hingga si hijau itu […]

Read More
Aku, Beda

Aku, Beda

Agustus 1, 2012

AKU, BEDA! Pandeglang, 14 Juli 2012, 17.30 WIB   Satu sore, menunggu jatuhnya matahari yang sudah berulangkali mengucap salam perpisahan, sembari menikmati asyiknya lapis-lapis gradasi warna jauh di tirai langit, disebuah tambak.   Di sebuah sudut tak terlihat di ladang datar ini, melodi terdengar manja. Melodi yang bersumber dari dawai-dawai kedamaian. Paduan gradasi nada tinggi-rendah […]

Read More
JEJAK

JEJAK

Juli 10, 2012

JEJAK Catatan kecil di tepi kaki langit. Pandeglang, 09 Juli 2012, 22:13 WIB Satu atau beberapa kali, pandangan tak ingin lepas dari visi. Melekat, menjulur laju jauh ke batas cakrawala, meski menghilang di batas hujan. Tak keluar jalur. Dipecut cepat oleh konsepsi pencitraan masa depan, yang direka imajinatif oleh imajinasi yang imajiner. Terlihat nyata. Terpaku. […]

Read More
Tulis

Tulis

April 13, 2012

TULIS Sebuah catatan kecil di tepi kaki langit Bogor 13 April 2012, 08:34 WIB  Kun, kataNYA. Maka jadilah. Apapun, semuanya. Semesta. Baik buruk, salah benar, ikhlas pamrih, sungguh malas, tenang gegabah, tegar rapuh, sedih gembira, riil imajiner. Melilit padu bak tambang. Emblem eksistensi disematkan. Diusung dalam bentukan yang sesuai kurikulum dan koridor yang ditentukan. Kurikulum […]

Read More
Mengerti

Mengerti

April 2, 2012

MENGERTI Sebuah Catatan di Tepi Kaki Langit Bogor, 25 Desember 2011, 14: 10 WIB Awan, sebuah mahakarya yang menangis, pilu. Bercucur dalam gemuruh yang menaikkan bulu roma. Entah karena ia peduli, atau mengerti. Entah karena ia tidak dipedulikan, atau tidak dimengerti. Kecipak yang jatuh menghasilkan harmonisasi nada sendu, menambah dalam luka yang menganga di mata, […]

Read More
Dunia

Dunia

DUNIA Bogor, 26 Februari 2012. 23:08 WIB Sebuah catatan di tepi kaki langit Dunia, melakon wadah bagi nyawa yang tak lagi melayang-layang dalam refleksi nonmaterial, namun menyesak sesak dalam konvergensi jasad yang terikat berbagai dimensi. Manusia.  Dunia mengikat erat dimensi, laiknya dimensi merantai penunggu dunia. Titik, garis, ruang, dan waktu. Tak ada makhluk dunia yang […]

Read More
Lingkaran

Lingkaran

LINGKARAN Sebuah catatan kecil di tepi kaki langit Bogor 20 oktober 2011, 20:02 wib Sekilas tak ada yang istimewa dari sebuah lingkaran. Sebuah bentuk dasar tanpa sudut, berkelit konsisten menuju satu arah. Ia bersinergis atau dipaksa bersinergi dengan ujung yang sebenarnya tidak terdefinisi. Tetap seperti itu, meski berjuta literatur ditelusuri zaman demi zaman, devonian, renaisans […]

Read More
Diam

Diam

Oktober 18, 2011

DIAM Sebuah catatan di tepi kaki langit Bogor, 17 oktober 2011, 23:24 wib   Diam tak selamanya berarti mati, selayaknya bergerak tak selalu berarti hidup. Diam tak melulu diartikan putus asa, sebagaimana bergerak tak hanya berarti merdeka, Tak pula diam itu selalu bertafsirkan kestatisan, karena tak selalu pula bergerak mentafsirkan kemajuan. Waktu memutuskan saat yang […]

Read More
Alam

Alam

ALAM Sebuah catatan di tepi kaki langit Bogor 17 Oktober 2011, 21:23 WIB Alam selalu bisa menjadi melodi yang melenakan hati yang merindui ketenangan. Duduk bertopang telapak tangan diatas beton yang sompal disana sini, di sebuah tempat tinggi, bersapa dengan matahari yang sudah melihat jam tidurnya. Di atas, menoleh ke berbagai sudut kaki langit tanpa […]

Read More

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 1.528 pelanggan lain

Follow

Follow Di Sudut Pandang Fajar on WordPress.com
Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: