Petrichor

14-14

Petrichor.

petrichor
petrichor

..

Ada gerimis kecil-kecil perlahan menghantam genting.

Ada sayap kupu-kupu kuning basah menyelingi sesemak.

Ada hijau rumput-rumput gajah patah terlindas langkah.

Ada legam anak-anak menjerit lari kearah  mamak.

Ada pejam kelopak-kelopak mata dibelakang jeruji jendela.

Terkatup bibir-bibir menyungging senyum,

Tetapi pipi meleleh basah.

 

Ada.

 

Ada kopi dingin-dingin kemanisan kelebihan susu kental.

Ada  tuli telinga-telinga berselimut kenangan menyamar lagu.

Ada poni kibas-kibas disapa angin menembus gorden.

Ada sepi diam-diam bercerita dipenjuru tembok kamar.

Ada gemeretak gigi-gigi merapal nama dalam senyap.

Kata orang-orang rindu menempel

Pada suara pada bau.

 

 

Di bajumu

Menempel bau hujan perawan menyentuh tanah kering.

 

Petrichor.

Tinggalkan Balasan

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 1.528 pelanggan lain

Follow

Follow Di Sudut Pandang Fajar on WordPress.com
Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d blogger menyukai ini: