Petang

IMG_9807

Kita yang memasrahkan.

Kemana denyut nadi berima, kemana peluh tercecer, kemana jejak terpatri. Letih yang mengarat menjadi saksi bahwa berpangku tangan tak pernah terjadi. Sekuat daya, upaya, dan doa menjadi serangkai nafas yang telah dijalani. Tentu diiringi susunan daftar pencapaian yang senantiasa tersusun rapi. Seperti petang yang menenangi.

Kita yang memasrahkan.

Berkait fokus dan inspirasi sepenuh hati dikucurkan. Memaksakan segenap kekuatan diri memenuhi rongga badan. Memaksimalkan segala kemampuan untuk menangkap dan mengolah kesempatan. Interaksi sosialpun menjadi modal yang diperhitungkan. Kumpulan usaha yang diarahkan menuju satu tujuan. Seperti petang yang menenangi

Kita yang memasrahkan

Bahwa segenap usaha takkan mengkhianati harapan. Bahwa sebaris rapalan doa senantiasa tersampaikan. Bahwa sebait permohonan akan didengarkan. Bahwa Dialah satu satunya tempat menggantungkan. Bahwa Dialah tempat mencerita dan menyimpan kekhawatiran. Dan bahwa dari tanganNYA lah, semua keputusan ditegakkan, menjadi kenyataan. Seperti petang yang menenangi.

Bogor, 11 September 2015. Diantara sinyal wifi yang melemah, mendung yang tak kunjung hujan, dan lantunan ayat pembuka azan permulaan malam.

Tinggalkan Balasan

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 1.533 pelanggan lain

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d blogger menyukai ini: