Pagi

image

Kita yang memilih.
Merekonstruksi daya juang yang keropos dirayapi letih dan kemalasan. Perlahan lahan dalam sunyi yang menguatkan. Dibalik bayangan api yang membakar bersama waktu.
Seperti pagi yang memperbarui.

Kita yang memilih.
Mencuci mata jernih jernih dari kotornya keputusasaan. Menyeruput lembut aroma semangat sehangat cengkeh, dan menenggaknya keras keras sembari memejamkan kelopak mata yang berair. Mengokoh sendi tegak menjulang.
Seperti pagi yang memperbarui.

Kita yang memilih.
Mengurapi luka dengan larutan jiwa jiwa baru. Menelan bulat bulat perih pedih tanpa ampun, mencernanya menjadi energi yang membakar. Membilas perlahan luka yang menganga dengan larutan ikhlas dan kepasrahan, yang dengan susah payah diracik. Memanaskan imunitas menghadapi dunia yang terkontaminasi hal hal menyedihkan.
Seperti pagi yang memperbarui.

Tembung, 18 Agustus 2015
Diantara kabut yang menipis, aroma embun, dan seberkas cahaya merah

Tinggalkan Balasan

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 1.528 pelanggan lain

Follow

Follow Di Sudut Pandang Fajar on WordPress.com
Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d blogger menyukai ini: