Bogor, 28 Februari 2010, 22:46 WIB

Akhir hamba kembali kepada keadaan yang persis sama seperti dulu, yang selalu meluapkan penyesalan atasnya dihari-hari setelahnya.

 

Berbayang-bayang ya Rabb, menjadi satu dalam lipatan sel-sel otak hamba

memaksa hamba mengotori gelas murni yang bening berisi ari murni lembut itu..

 

Nafsu selalu bisa berkedok ya Rabb,

dan kali ini ia datang sebagai perasaan, dengan bermacam rupa..

 

Tinggalkan Balasan

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 1.533 pelanggan lain

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

%d blogger menyukai ini: